Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
NEGERI IMPIAN YANG TERLUKA
Karya: Bintang[R]
Banten, 18 September 2025
Di pangkuan pertiwi yang subur lagi kaya,
maka benih impian merekah bagai fajar yang menyingsing,
menyinari asa yang terpendam dalam jiwa yang mendalam,
sehingga makmur sejahtera denyut nadi kehidupan bersemi.
Sayangnya, cakar pengkhianatan mencengkeram dengan kejam,
hingga merobek harapan menjadi serpihan mimpi yang berserakan,
dan menelan kilau cahaya yang pernah menerangi jiwa yang gelap.
Korupsi merajalela, bahkan menjadi racun dalam nadi pertiwi,
karena akarnya menjalar di setiap sendi kehidupan bangsa,
lalu meruntuhkan pilar tatanan yang seharusnya kokoh berdiri,
sebab timbangan hukum berkarat, keadilan terbungkam dalam penjara bisu,
alhasil negeri impian merana dalam kabut kelam yang menyesakkan.
Serigala berbulu domba menduduki kursi pemimpin dengan angkuh,
serta memangsa rakyat jelata tanpa belas kasihan, tanpa ampun,
padahal janji manis hanyalah fatamorgana di tengah gurun yang tandus,
sebab dahaga kuasa menjadi api yang membakar nurani, menghanguskan jiwa.
Paru-paru bumi dirampas tanpa ampun, dieksploitasi tanpa henti,
hingga urat nadi kehidupan menjadi keruh oleh limbah yang mencemari,
alam membisu dalam kepedihan yang mendalam, tak terucapkan,
sehingga ibu pertiwi merintih dalam luka yang menganga, tak terobati.
Kompas generasi muda retak, kehilangan arah dan tujuan hidup,
karena terjebak dalam labirin candu yang menyesatkan, merusak masa depan,
sebab pilar moralitas runtuh bagai istana pasir yang diterjang ombak,
hingga etika luhur tersembunyi di dasar lautan yang gelap dan dalam.
Bara kebencian membakar hangus persaudaraan yang dulu erat,
hingga benang persatuan terurai menjadi untaian mimpi yang hampa,
sehingga negeri impian menari di bibir jurang kehancuran yang menganga.
Namun, setitik embun nurani tak pernah kering, tetap bersemi,
di palung jiwa yang terdalam, tunas harapan merambat naik perlahan.
Wahai pelita bangsa, bangkitlah dari keterpurukan yang dalam!
Satukan tekad sekuat baja, tak tergoyahkan oleh badai yang menerpa,
demi menyelamatkan negeri dari cengkeraman pengkhianatan yang mematikan.
Tegakkan tiang keadilan setinggi langit, menjulang ke angkasa raya,
dan pancung kepala naga korupsi yang merajalela, tak terkendali,
dekap erat bumi pertiwi, rawat dengan sepenuh hati dan jiwa,
serta rajut kembali permadani persatuan dengan obor semangat yang membara.
Mari kita rajut asa di tengah pusaran zaman yang penuh tantangan,
untuk menggapai bintang-bintang harapan yang gemerlap di langit malam,
supaya negeri impian kembali bersinar dengan mahkota kejayaan abadi.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
RINDU YANG TAK PERNAH AKAN PULANG
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar