Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
SEBELUM NAMAMU TERUKIR
Karya: bintang[R]
Banten, 13 Februari 2023
Untukmu, Wahai Wanita yang Tertulis di Bintang Takdirku,
Sebelum kau goreskan nama di relung hatiku, izinkan aku mempersembahkan kanvas tentang jiwaku, agar kau saksikan warna-warni yang menghiasinya.
Aku bukanlah pangeran dari istana mimpi, ataupun pria berhati sutra selembut awan. Aku hanyalah pria biasa, dengan sebentuk asa: merasakan cinta tulus dan abadi dari wanita yang kurindu sepenuh jiwa. Bukankah itu simfoni terindah dalam alunan kehidupan?
Namun, hingga kini, simfoni itu masih membisu. Oleh karena itu, aku masih mencari dewi yang mampu menyentuh kalbuku dengan kelembutan embun dan kehangatan mentari.
Pernah kurasakan getaran asmara, tetapi sering kali hanya menggema di kesunyian hatiku, tanpa balasan. Mungkin aku terlalu naif mendamba cinta sempurna, atau mungkin pula aku belum cukup berani membuka gerbang hati sepenuhnya.
Kini, ku lebih memilih teduhnya rumah, bersama jiwa-jiwa yang menyayangiku tanpa batas. Sebab, kebersamaan dengan keluarga dan sahabat lebih berharga dari sanjungan dunia. Sehingga, tak kupedulikan bisikan angin, karena hanya titahmu dan suara hati mereka yang kurasa berarti.
Oh, ya, keluargaku akan selalu menjadi pelabuhan terakhir dalam setiap pelayaran hidupku. Akan tetapi, jangan khawatir, jika kelak kita berpadu dalam ikatan suci, engkau akan menjadi nahkoda yang menemaniku mengarungi samudra kehidupan. Engkau akan menjadi ratu di singgasana hatiku, dan aku akan menjadi raja yang setia mendampingimu.
Mungkin tak kumiliki kemampuan untuk membuatmu merasa sempurna hanya dengan senyum atau kata-kata manis. Bahkan, acap kali kuuji kesabaranmu dengan kerasnya batu karang dalam diriku. Meskipun begitu, percayalah, kulakukan itu demi membangun mahligai cinta yang jujur dan transparan. Aku ingin kau lihat diriku apa adanya, tanpa topeng kepalsuan.
Aku ingin menyelami samudra pikiranmu, merengkuh setiap ombak dan arusnya, untuk tahu apakah kau benar-benar memahami diriku, bahkan saat bibirku kelu membisu.
Lalu, bagaimana jika aku benar dan kau khilaf? Adakah keberanian dalam dirimu untuk merendahkan ego dan mengakui kesalahan, ataukah kau tetap bersikeras dengan pendapatmu karena merasa lebih tinggi? Bagiku, cinta sejati adalah tentang saling memaafkan dan mendukung, bukan tentang saling menghakimi dan merendahkan.
Justru, menyatukan dua hati yang berbeda adalah sebuah petualangan mendebarkan yang penuh kejutan. Bukankah dengan perbedaan itu, kita dapat belajar untuk saling melengkapi, saling menginspirasi, dan saling mencintai dengan kedalaman tak terhingga? Bukankah hal itu akan membuat hidup kita menjadi lukisan yang lebih berwarna dan bermakna?
Jika engkau telah yakin dengan getar asmaramu padaku, maka kupersilakan engkau untuk memasuki taman hatiku yang tersembunyi.
Namun, jangan berharap kusambut dengan taburan bunga dan senandung merdu. Barangkali, kuajukan ribuan tanya, kuuji kesetiaanmu, dan kulihat seberapa besar kau bersedia berkorban untukku. Karena aku sudah terlalu sering terluka oleh cinta yang fana dan penuh dusta.
Jika engkau benar-benar mencintaiku dengan setulus hati, maka menetaplah di sini. Jadikanlah hatiku sebagai istanamu yang abadi. Hanya bisa kuharap, semoga cintamu padaku adalah cinta sejati, dan semoga kita dapat menari bersama dalam kehidupan yang penuh kebahagiaan, kedamaian, dan cinta yang tak pernah pudar ditelan waktu.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
RINDU YANG TAK PERNAH AKAN PULANG
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar