Langsung ke konten utama

Unggulan

PERPISAHAN DIUJUNG MUARA

Karya: Bintang[R] Banten, 28 Desember 2025 sore hari, di tepi muara yang luas.  Air sungai bertemu dengan laut, warna coklat muda bersatu dengan biru gelap.  Matahari terbenam menyebarkan cahaya kemerahan di langit.  Dua sosok berdiri berdampingan, tapi jarak hati mereka terasa jauh.  Di tangan Lira, ada sehelai kain batik tua yang kusut.   LIRA: Lihatlah, Raihan. sungai ini tahu jalan keluarnya. Mencari laut yang lebih luas, meskipun harus meninggalkan dan semua pohon yang menanti di tepiannya... Raihan ini kain yang kau berikan padaku, waktu kita pertama kali datang ke sini.  Dan kau katakan,  "ini untukmu, agar selalu ada bagianku di dekatmu."   RAIHAN: Aku ingat Lira.  Kau memakainya saat hujan turun, dan kita bersembunyi di bawah pohon beringin. Kau tertawa dan bilang,  "aku ingin tinggal di sini selamanya denganmu, di antara sungai dan laut."   LIRA: Di ujung muara ini, semua air lupa asal-usulnya. Apakah kita juga akan lupa? ...

DARI ASING MENJADI BAGIAN

 karya: Bintang[R]

Banten, 17 Desember 2025


 

Awalnya kita tak saling kenal

Jalan tak pernah bersilang

dunia berbeda pangkal dan ujung

Kau ada di sisi yang jauh, dan aku berada di tempat yang kumiliki sendiri

Hanya bayangan yang mungkin kita lihat, tapi berbeda ceritanya

Lalu tiba-tiba takdir menyusun jalan baru

Pertemuan tak terduga, seperti embun di daun kering


Kata-kata pertama kita seperti musik baru yang terdengar

Perlahan menghangatkan ruang kosong yang dulu sunyi

Mulai dari sapaan singkat di pagi hari

Hingga cerita panjang tentang mimpi dan luka dalam hati


Kita saling belajar mengenal warna dunia masing-masing

Menyatukan potongan cerita yang dulu terpisah rapi

Kini kita bukan lagi orang asing yang lewat

Melainkan bagian dari cerita yang sama—saling mengisi dan menjaga

Meski awalnya tak ada kata "kami" di antara kita


Sekarang kita tahu, jalan kita telah bersatu dalam satu peta

Rasa tumbuh perlahan seperti tanaman di musim hujan

Hati yang dulu berdiri sendiri, kini ingin selalu dekat

Setiap senyummu adalah matahari yang menerangi hariku

Setiap suaramu adalah irama yang membuat langkahku ringan

 

Aku mulai mencari mu di setiap sudut ruangan

Merasa hilang jika tak melihat wajahmu yang menawan

Kau jadi alasan aku tersenyum di pagi yang dingin

Dan tempat aku kembali saat hari ku jadi gelap

 

Cinta datang tanpa basa-basi, tanpa suara atau tanda

Hanya menyentuh hati dan merubah segalanya

Dari dua orang yang dulu tak tahu nama satu sama lain

Kini kita ingin habiskan setiap detik dengan tangan saling menggenggam

 

Kita akan merajut masa depan dengan benang cinta yang kuat

Menari bersama di atas jalan yang dulu asing

Karena cinta kita adalah bukti bahwa takdir memang ada

Yang menjodohkan dua hati yang pernah jauh dan berbeda

 

Namun seiring waktu, kita sadari ada jurang yang tak bisa disejajarkan

Mimpi yang dulu kita rangkai bersama, kini mulai terlepas satu per satu

Kau ingin melangkah ke arah lain, dan aku masih berdiri di tempat yang sama

Cinta yang dulu hangat, perlahan jadi dingin seperti musim dingin yang tiba

 

Kata-kata yang dulu manis, kini terasa berat di lidah

Jarak bukan hanya di tubuh, tapi sudah merasuk dalam hati

Kita coba menggenggam erat tali yang sudah retak

Tapi akhirnya sadar—terkadang cinta terbaik adalah melepaskan

 

Hari itu datang dengan langit mendung dan sunyi

Kita berdiri di persimpangan jalan yang pernah kita tempuh bersama

Tanpa banyak kata, kita saling menatap

Menyimpan semua kenangan indah di hati yang akan selalu mengenang

 

Kau melangkah pergi ke arah mimpi mu sendiri

Aku tetap di sini, dengan cerita kita yang sudah usai

Kita bukan lagi pasangan yang saling menggenggam

Namun juga tidak kembali jadi orang asing yang lewat di jalan

 

Karena cinta yang pernah kita punya bukan percikan api yang padam begitu saja

Melainkan matahari yang pernah menerangi jalan kita dalam waktu yang lama

Meski akhirnya harus berpisah dan melanjutkan perjalanan sendiri

Kau akan selalu jadi bagian dari cerita yang membuat aku jadi diriku sekarang

Komentar

Postingan Populer